Roadblog IdBlogilicious Medan

May 26, 2011 · Posted in Events · 4 Comments 

Guys… Menindaklanjuti tulisanku terdahulu yang berjudul Event-event “Blogging” di Medan, pada kesempatan kali ini aku ingin mengupdate perkembangan event Roadblog IdBlogilicious Medan yang sudah pasti akan diselenggarakan pada Sabtu-Minggu, 28-29 Mei 2011 yang akan datang. Bertempat di Foodcourt Mall Grand Palladium, event Roadblog Blogilicious ini adalah event seminar dan semi-workshop yang akan diadakan selama dua hari untuk mengingkatkan kualitas dan kuantitas blogger Indonesia saat ini.

idblogilicious

idblogilicious

Read more

Satu Diantara 100: Mulai NgeBlog

September 7, 2008 · Posted in My Life · 3 Comments 

Guys… Sejak kapan kamu mulai ngeblog? Kalo ada orang yang mempertanyakan ini kepadaku, maka kalau diingat-ingat awal aku ngeblog adalah tahun 2004 menggunakan blogspot dengan subdomain rimbaraya. Kala itu aku hanya fokus mempublikasikan tulisan-tulisan yang bertemakan lingkungan dan kehutanan, sesuai dengan bidang studi yang kupelajari di kampus.

Selain memposting tulisan-tulisan yang bertemakan lingkungan, aku juga menggunakan blog tersebut sebagai media untuk mempublikasikan jurnal-jurnal praktikum bidang kehutanan dan artikel-artikel inspiratif yang harus jujur kuakui, sebagian besar merupakan tulisan yang kuketik ulang dari publikasi cetak dan ada juga yang copas dari internet tanpa menyebutkan sumbernya. Yah… Waktu itu memang masih sebatas itu penghargaanku terhadap tulisan orang lain :D

Rimbaraya juga kupakai untuk mempublikasikan pengalaman dalam kegiatanku sehari-hari yang kala itu ikut aktif di beberapa organ intra dan ekstra kampus. Seingatku aku sempat aktif di Himpunan Mahasiswa Sylva (HIMAS) Kehutanan USU, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Komisariat Fakultas Pertanian USU dan GMKI Cabang Medan, juga sempat aktif di Sylva Indonesia (Ikatan Mahasiswa Kehutanan Indonesia).

Selain mempublikasikan kegiatanku yang berbau organisasi, blog tersebut juga kupakai untuk mempublikasikan pengalamanku yang pernah menjadi volunteer di suatu LSM yang concern terhadap pelestarian Orangutan Sumatera dan Pendidikan Lingkungan Hidup untuk Pelajar dan Masyarakat yang hidup di sekitar kawasan habitat Orangutan Sumatera berada. Aku sempat juga ikutan membantu Tunas Cendekia (SolidaritasKEBERSAMAAN) dan mempublikasikan kegiatanku menjual gelang SolidaritasKEBERSAMAAN menggunakan blog tersebut. Sampai sekarang aku masih ingat bahwa ada hutang yang belum kulunasi kepada Mas Yudhis (Founder SolidaritasKEBERSAMAAN) dan pada kesempatan ini, aku mau minta maaf karena belum bisa juga melunasi hutang tersebut. Mudah2an hasil online earnings segera cair supaya aku bisa melunasi hutang tersebut :) Duh… Kog malah jadi curhat ya??? :p

Setelah terjadinya Musibah Tsunami di Aceh, dimana aku sempat dua kali menjadi relawan di kota Banda Aceh, aku mulai mengurangi intensitasku ngeblog hingga akhirnya vakum total untuk ngeblog. Pengalaman selama di Aceh kayaknya sempat juga kuposting di blog tersebut. Sebenarnya aku tidak hanya vakum ngeblog, tapi juga vakum ngenet selama lebih dari satu tahun karena sempat membentuk sebuah Tim Riset Partisipatif dari GMKI Medan dan sering melakukan kunjungan ke sebuah Desa di Sibolangit yang berjarak tidak terlalu jauh dari Kota Medan namun belum menikmati yang namanya aliran listrik. Karena intensnya kunjungan ke desa tersebut, akhirnya aku lupa account blog rimbaraya dan emailku expired karena tidak pernah login selama beberapa waktu.

Aku nggak tau pasti dan nggak ingat lagi bagaimana ceritanya sehingga aku bisa terinspirasi untuk ngeblog pada waktu itu dan siapa yang memberikan inspirasi tersebut. Namun yang jelas dengan ngeblog aku telah memiliki sebuah dunia baru yang sangat menyenangkan. Dunia dimana aku bisa menyalurkan bakat alam yang memang dimiliki oleh semua manusia untuk menulis.

To be continue… :D

Via Dolorosa: 14 Perhentian Yesus Sebelum Disalibkan

March 21, 2008 · Posted in Christianity, Kepemimpinan, Tokoh · Comment 
Guys… Paskah sebentar lagi tiba. Hari yang paling besar diantara semua hari besar Kristen. Waktu dimana kita bisa merenungkan segala tutur dan tingkah kita kepadaNya dan kepada sesama. Apakah kita telah menjadi lebih baik atau sebaliknya? Apapun yang terjadi tetaplah setia kepadaNya. Pasti kita semua masih diampuni dan diberkatinya.

Berbicara tentang Paskah, aku mau mereview sebuah artikel dalam Renungan Harian Manna Sorgawi edisi Edisi April 2007. Mudah-mudahan tulisan ini bisa mengingatkan kita semua sebagai umat Tuhan terhadap penderitaanNya kala itu:

Istilah “Via Dolorosa” berasal dari bahasa latian yang berarti “Jalan Penderitaan”. Via Dolorosa adalah sebutan untuk jalan yang dilalui Yesus di Kota Yerusalem menuju penyalibanNya. Rute Via Dolorosa dimulai dari pintu masuk St. Stephen atau Lion’s Gate, menuju ke arah barat melalui Kota Yerusalem lama sampai pada Gereja Makam Kudus atau Holy Sepulcher. Rute ini berdasarkan apa yang sudah diatur atau ditetapkan oleh orang-orang fransiskan pada abad ke 14. Namun orang-orang Byzantine memulai prosesi mereka dari atas Bukit Zaitun, berhenti di Taman Getsemani, masuk melalui Lion’s Gate ke Yerusalem lama dan terus berjalan sampai ke Gereja Makam Kudus.

Pada abad ke 8, dibuat 14 perhentian di sepanjang rute Via Dolorosa tersebut, mulai dari Lion’s Gate sampai ke Gereja Makam Kudus. Tempat-tempat perhentian itu dibuat untuk mengingat kejadian-kejadian penting yang dialami Tuhan Yesus sepanjang perjalananNya menuju Bukit Golgota. Dari keempat belas tempat perhentian yang dibuat, memang tidak semuanya sesuai dengan apa yang dituliskan dalam Alkitab, beberapa diantaranya berhubungan dengan tradisi dan tidak dituliskan dalam Alkitab.

o Perhentian 1, di mana Tuhan Yesus dijatuhi hukuman mati oleh Pilatus (Mark 15:15)
o Perhentian 2, di mana Tuhan Yesus mulai memikul salib (Mark 15:20b)
o Perhentian 3, di mana Tuhan Yesus jatuh pertama kali
o Perhentian 4, di mana Tuhan Yesus berjumpa dengan ibuNya
o Perhentian 5, di mana Simon dari Kirene memikul salib Yesus (Mark 15:21)
o Perhentian 6, di mana seorang wanita mengusap wajah Tuhan Yesus
o Perhentian 7, di mana Tuhan Yesus jatuh kedua kali
o Perhentian 8, di mana Tuhan Yesus menghibur wanita Yerusalem (Luk 23:27-29)
o Perhentian 9, di mana Tuhan Yesus terjatuh untuk ketiga kalinya

o Perhentian 10, di mana pakaian Tuhan Yesus ditanggalkan (Mark 15:24b)

o Perhentian 11, di mana Tuhan Yesus dipakukan di kayu salib (Yoh 19:18-19)

o Perhentian 12, di mana Tuhan Yesus meninggal (Mat 27:45-51)

o Perhentian 13, di mana Tuhan Yesus diturunkan dari salib (Luk 23:50-53)

o Perhentian 14, di mana Tuhan Yesus dikuburkan (Yoh 19:41-42)

Di setiap tempat perhentian dibangun gereja, biara atau ukiran yang berhubungan dengan peringatan setiap perhentian. Via Dolorosa mengingatkan kita akan penderitaan Yesus demi menyelamatkan manusia dari hukuman dosa. Ini sekaligus peringatan bagi kita bahwa ada harga yang harus dibayar ketika mengiring Yesus. Dia berkata “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus… memikul salibNya setiap hari dan mengikut Aku” (Luk 9:23).

Next Page »